Godaan perkawinannya bukan karena ia anak PKI tetapi suaminya yang playboy

Ketika seseorang mendapatkan pendamping yang secara fisik lebih baik dari dirinya, orang akan bergurau dengan mengatakan: untuk memperbaiki keturunan. Dalam falsafah jawa, keturunan tidak hanya dilihat secara fisik, tetapi juga asal-usul atau sisilah keluarga. Inilah yang disebut bibit.

Berkaitan dengan bibit, para eks Tap[ol dan anak-anaknya sering dianggap mempunyai sislsilah yang “cacat”, dan itu acapkali menjadi penghambat bagi mereka untuk menikah. Contohnya, Tri Endang Batari, anak eks Tapol dari Pengasih, Kulon Progo, Yogyakarta.

Begini ceritanya.

Endang begitu ia disapa, menikah usia 18 tahun pada 30 Juni 1973. Meski pun tahu ia anak eks Tapol, tapi calon suaminya tidak peduli. Berbeda dengan keluarga calon suami yang sempat mempermasalahkan latar-belakang keluarga Endang.

Tak itu saja, KUA (Kantor Urusan Agama) tempat ia menikah waktu itu juga meyoal. Siapa yang jadi wali nikah karena ayah Endang “dihilangkan” dalam peristiwa tragedi 1965. Hingga kini, kuburannya pun tak tentu rimbanya. Setelah sempat dicek ke Kodim Kulonprogo, akhirnya Endang bisa menilah dengan cara wali hakim.

Sayang, setelah hidup berumah tangga cukup lama, keluarga itu tak bisa melewati siklus alamiah sebuah ikatan. Konflik rumah tangga mulai terjadi. Suaminya sering mengungkit-ungkit latar-belakangnya Endang. Ia tidak terlalu sakit hati karena itu memang fakta.

Yang membuat perempuan ini terpukul adalah ketika suaminya berselingkuh dengan perempuan yang ia kenal sampai punya anak. Endang berfikir, godaan perkawinannya bukan karena ia anak PKI tetapi karena karakter suaminya yang memang playboy.

Yang membuat perempuan ini terpukul adalah ketika suaminya berselingkuh dengan perempuan yang ia kenal sampai punya anak. Endang berfikir, godaan perkawinannya bukan karena ia anak PKI tetapi karena karakter suaminya yang memang playboy.

Baca cerita kelanjutannya: Cerita Perkawinan Anak-anak eks PKI.

Sumber: Bullettin Ruas, edisi Juni 2008

One thought on “Godaan perkawinannya bukan karena ia anak PKI tetapi suaminya yang playboy”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>